 |
 |
|
 |
 |
|
| News /
Rubrik
/ Metro Tangerang |
|
| PKS Gabung Di Koalisi Perubahan | | By redaksi |
| Selasa, 24-Juli-2007, 06:24:29 |
235 clicks |
 |
 |
|
|
| TANGERANG - Partai Koalisi Perubahan yang berhasil menyatukan empat partai yakni PPP, Partai Demokrat (PD), Partai Persatuan Nahdhatul Ummah Indonesia (PPNUI), dan Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB), |
|
|
berhasil menggandeng satu partai lagi, Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Bahkan Rabu (25/7) mendatang, parpol yang telah tergabung dalam Koalisi Perubahan ini akan mendeklarasikan atau menandatangani kesepakatan koalisi dengan PKS.
Hal itu diungkapkan Ketua DPD PD Banten Usamah Hisyam di sela-sela penyampaian visi dan misi bakal calon bupati dan wakil bupati dari PD, Minggu (22/7) siang, di Hotel Imperial Aryaduta, Kabupaten Tangerang.
“Saya bersama Pak Dimyati (Ketua DPW PPP- red) dan Pak Irfan (Ketua DPW PKS- red) telah menjalin komunikasi intensif. Dan hasilnya, PKS siap bertemu dengan parpol yang tergabung dalam Koalisi Perubahan untuk menyepakati koalisi,” kata Usamah.
Dijelaskan Usamah, setelah Koalisi Perubahan resmi menggandeng PKS, penentuan siapa yang bakal diusung menjadi calon bupati dan wakil bupati tergantung pada keputusan musyawarah koalisi.
Sehingga, tidak lagi PKS atau PPP yang memiliki delapan dan enam kursi di DPRD Kabupaten Tangerang menjejalkan keinginannya mengambil jatah calon bupati dengan mengabaikan PD yang cuma punya lima kursi.
“Semua parpol yang tergabung dalam Koalisi Perubahan, termasuk PKS, mempunyai peluang yang sama. Perolehan suara atau kursi tidak dapat menjadikan faktor utama. Nantinya, dalam menentukan figur T1 (bupati) atau T2 (wakil bupati) bukannya berdasarkan kursi. Kalau PKPB atau PPNUI mempunyai figur yang layak, kenapa tidak,” tukasnya.
Sementara Ketua DPW PKS Banten Irfan Maulidi mengakui, telah melakukan konsolidasi dengan Usamah dan Dimyati untuk menjalin kerja sama politik bersama Koalisi Perubahan.
“Pada prinsipnya, kami setuju dengan konsep politik Koalisi Perubahan. Rabu nanti belum pada pembicaraan figur yang akan diusung. Yang akan kami teken baru sebatas kerangkanya dulu,” tukasnya.
Namun Irfan tak menampik obyektivitas bahwa PKS memilki kursi terbanyak di antara peserta koalisi sekaligus partainya telah secara resmi mengusung Jazuli Juwaeni sebagai kader yang akan dimajukan di T1.
Kendati demikian, lanjutnya, PKS juga perlu memahami sikap peserta koalisi yang mungkin masing-masing mengusung jagonya. “Intinya terletak pada musyawarah saja. Jadi, tidak asal main patok dengan harga mati begitu saja,” ungkapnya.
Untuk diketahui, seusai deklarasi Partai Koalisi Perubahan pada Jumat (20/7) lalu, Ketua DPW PKS Provinsi Banten Irfan Maulidi tampak hadir. Para petinggi Partai Kolaisi Perubahan pun terlihat berbincang serius dengan Irfan. Namun, pada saat itu belum satu pun dari mereka yang berhasil digali informasinya.
Dalam kesempatan deklarasi Partai Koalisi Perubahan, Usamah dan Dimyati menginformasikan bahwa selambatnya akhir Agustus mendatang, figur yang akan diusung Partai Koalisi Perubahan akan dipublikasikan. (adr/dai)
|
|
|
|
 |
 |
|
 |
 |