 |
 |
|
 |
 |
|
| News /
Rubrik
/ Metro Tangerang |
|
| PKS Belum Pasti Di Koalisi Perubahan | | By redaksi |
| Rabu, 25-Juli-2007, 06:43:20 |
276 clicks |
 |
 |
|
|
| *PPNUI Pun Belum Final Bergabung |
|
|
TANGERANG – Kendati kursi yang dimiliki Partai Persatuan Nahdhatul Ummah Indonesia (PPNUI) jauh lebih kecil dibanding partai-partai lain yang tergabung dalam Partai Koalisi Perubahan, namun bukan berarti PPNUI hanya mengekor di gabungan partai tersebut.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPNUI Provinsi Banten Waskurni secara tegas menyatakan kalau partainya belum final ikut bergabung dalam Partai Koalisi Perubahan. “Kami masih lihat perkembangan mau ke mana arah koalisi itu,” kata Waskurni, Selasa (24/7).
Waskurni mengaku, secara institusi pihaknya tidak pernah diberi tahu soal deklarasi Partai Koslisi Perubahan yang dilakukan di Hotel Imperial Aryaduta, Jumat (20/7) lalu. “Saya tahunya dari media massa. Memang sih ada yang menelepon saya, itu pun pada pagi harinya. Ini kan tidak etis. Seharusnya ada omongan secara institusi,” ungkap anggota DPRD Kabupaten Tangerang ini.
Kendati belum final ikut bergabung dengan Partai Koalisi Perubahan, Waskurni mengatakan partainya tetap menjalin koalisi dengan PPP yang telah dilakukan jauh hari sebelum dideklarasikan Partai Koalisi Perubahan.
MINTA DIUNDUR
Sementara itu, rencana Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bergabung dengan Partai Koalisi Perubahan terancam batal. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kabupaten Tangerang belum mau melakukan pertemuan dengan gabungan partai koalisi itu yang rencananya akan dilakukan Rabu (25/7) ini. Alasannya karena belum jelasnya format gabungan PKS dengan Koalisi Perubahan
“Buat apa kalau kita hanya sekadar ketemu-ketemu doang. Kita ingin formatnya jelas dulu. Karenanya, kami minta pertemuan itu diundur saja,” kata Ketua DPD PKS Kabupaten Tangerang Ruhamaben, Selasa (24/7).
Ruhamaben tak membantah pihaknya mencium sinyalemen kalau Koalisi Perubahan akan mengusung calon bupati Tangerang dan meminta PKS bersedia untuk posisi di calon wakil bupati Tangerang.
“Kalau demikian arahnya, tentu secara fatsun politik itu tidak bagus. Partai kami lebih banyak kursinya. Lagi pula, kami telah final untuk mengusung calon bupati,” ungkap Ruhamaben.
Ruhamaben menegaskan, kalau pun pada akhirnya PKS ikut bergabung dengan Koalisi Perubahan, arahnya harus kepada penguatan PKS. Bukan sebaliknya, malah melemahkan.
“Makanya, sebelum pertemuan dilakukan, kami mau jelas dulu formatnya seperti apa. Jangan cuma bertemu. Tapi, pada prinsipnya kami siap bergabung demi sebuah perubahan,” ujar Ruhamaben.
Pada bagian lain, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Tangerang HA Subadri mengatakan, kalau memang PKS meminta pengunduran jadwal pertemuan, pihaknya bisa memaklumi. “Ya, kalau PKS belum mau, mungkin rencana pertemuan besok (hari ini-red) kita batalkan. Sebetulnya, kami telah menyewa tempat di Hotel Imperial Aryaduta,” kata Subadri. (dai)
|
|
|
|
 |
 |
|
 |
 |