 |
 |
|
 |
 |
|
| News /
Rubrik
/ Metro Tangerang |
|
| Artis Tampil Seronok Dicekal | | By redaksi |
| Senin, 24-Maret-2008, 06:40:26 |
1336 clicks |
 |
 |
|
|
| Dewi Persik dan Merri Geboy Dilarang Manggung di Kota Tangerang |
|
|
TANGERANG KOTA - Walikota Tangerang, Wahidin Halim kembali menegaskan akan melarang dan mencekal para artis penyanyi yang berpenampilan seronok alias tidak sopan.
“Kita akan menolak jika ada artis yang berpakaian tidak sopan untuk tampil di Kota Tangerang,” ujar Wahidin di hadapan puluhan ribu masyarakat Kota Tangerang sewaktu menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW di beberapa tempat, beberapa waktu lalu.
Penegasan ini kembali disampaikan orang nomor satu di jajaran Pemkot Tangerang, ketika menerima penyanyi senior dangdut Rita Sugiarto dan perwakilan Forum Artis Melayu Indonesia (FAMI) Kota Tangerang di kediamannya, beberapa waktu lalu. Kedatangan mereka dalam rangka meminta penjelasan sehubungan dengan statemen Walikota di beberapa media cetak yang meminta camat dan lurah untuk memantau dan mengawasi penampilan para penyanyi dangdut.
“Saya tidak anti dangdut, namun saya minta agar kota ini jangan dijadikan sebagai komoditas untuk kepentingan diri sendiri apalagi mengarah pada perbuatan kemaksiatan. Sangat tidak baik dampaknya terhadap anak-anak kita apabila para penyanyi dalam penampilannya menggunakan pakaian yang sangat minim, mempertontonkan aurat sambil bergoyang erotis, sehingga bisa menimbulkan nafsu syahwat yang mengarah pada timbulnya perbuatan kemaksiatan,” papar Wahidin.
Dalam kesempatan itu, Wahidin secara tegas melarang penampilan Dewi Persik yang dikenal dengan Goyang Gergajinya dan juga Merri Geboy untuk tampil di Kota Tangerang selama dia tidak bisa mengubah gaya dan tampilannya yang sesuai dengan kultur masyarakat Kota Tangerang yang berakhlakul karimah.
Menanggapi sikap Wahidin tersebut, Rita Sugiarto dan FAMI berjanji mendukung kebijakan Pemkot Tangerang untuk menegakkan konsep akhlakul karimah di Kota Tangerang. Dukungan senada disampaikan penyanyi senior Evie Tamala melalui sms kepada salah seorang staf Walikota karena yang bersangkutan tidak dapat hadir pada saat itu.
Sementara itu masyarakat Kota Tangerang memberikan dukungannya terhadap kebijakan Walikota tersebut. Hal itu disampaikan langsung sewaktu Walikota menghadiri acara Maulid Nabi besar Muhammad SAW dan dialog warga di puluhan tempat di Kota Tangerang. (chn) |
|
|
|
 |
 |
|
 |
 |