 |
 |
|
 |
 |
|
| News /
Rubrik
/ Metro Cilegon |
|
| Ribuan Warga Tolak Privatisasi KS | | By redaksi |
| Jumat, 30-Mei-2008, 06:35:31 |
213 clicks |
 |
 |
|
|
| CILEGON - Ribuan warga Cilegon yang tergabung dalam sejumlah elemen masyarakat seperti organisasi kepemudaan, LSM, paguron (perguruan silat,red) se-Cilegon, |
|
|
MUI, perkumpulan tukang ojeg, asosiasi profesi, Forum Komunikasi Majelis Ta’lim (FKMT), serta sejumlah organisasi karyawan seperti SPSI, SPABN, dan SBKS, Kamis (29/5) menggelar apel akbar di lapangan Hely Pad KS. Aksi ini dilakukan guna menolak rencana privatisasi PT Krakatau Steel (KS) melalui sistem strategic sales kepada pihak asing.
Dalam aksi ini juga dihadiri Walikota Cilegon TB Aat Syafa’at, Ketua DPRD Cilegon Fatulloh Syam’un, dan GM SDM PT KS Syaiful Rohman.
Koordinator aksi ini, Fakih Usman, dalam orasinya menegaskan, privatisasi ini merupakan langkah yang menyakitkan masyarakat Cilegon. Karena, secara historis banyak pengorbanan yang telah diberikan warga Cilegon terhadap pendirian PT KS. “Karena itu kami menolak keras PT KS dijual ke pihak asing. Apalagi PT KS merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perjuangan rakyat Cilegon dalam rangka mensejahterakan masyarakat,” katanya.
Masih menurutnya, jika pemerintah pusat tetap bersikukuh menjual PT KS ke pihak asing maka ribuan rakyat Cilegon akan datang ke Jakarta
“Sebanyak 5.000 warga Cilegon minggu depan akan melakukan unjuk rasa ke Jakarta. Rencananya, kami akan mendatangi gedung DPR RI, Meneg BUMN, dan Kantor Penanaman Modal,” tegasnya.
Sementara itu, dalam aksi ini masing-masing perwakilan masyarakat membacakan pernyataan sikap. Ada empat hal yang disampaikan. Pertama, menolak privatisasi PT KS kepada pihak asing melalui strategic partner atau sales partner. Kedua, mendukung penjualan saham PT KS melalui initial public offering (IPO) dan memberikan prioritas penjualan saham perdana kepada pemerintah daerah. “Ketiga, kami meminta tidak ada PHK baik terhadap karyawan organik maupun outsourcing di lingkungan PT KS sampai 2010. Dan terakhir kami mengusulkan agar dalam rekrutmen calon tenaga kerja PT KS memprioritaskan 70 persennya warga Cilegon,” tegas Ketua SBSI ABN Basuni.
Walikota Cilegon Tb Aat Syafa’at yang hadir dalam apel tersebut juga menyampaikan orasinya. Dikatakannya, keberadaan PT KS bukan hanya kebanggaan warga Banten, tapi juga kebanggaan secara nasional. “Kami (pemkot, red) berjanji bersama DPRD, akan menyampaikan aspirasi warga ini ke pemerintah pusat dan DPR RI,” tegasnya. (mg-2)
|
|
|
|
 |
 |
|
 |
 |