17 Kecamatan Belum Serap Raskin
Kamis, 02 Februari 2012 | 10:30 WIB
RANGKASBITUNG – Tujuh belas kecamatan di Kabupaten Lebak belum menyerap raskin jatah bulan Januari. Itu terjadi akibat 14 kecamatan belum melayangkan surat permintaan alokasi (SPA), dan lantaran SPA dari 3 kecamatan tertahan di Bagian Administrasi Perekonomian Dinas Sumber Daya Alam (SDA) Kabupaten Lebak.
Data yang diterima Radar Banten dari Bagian Administrasi Perkonomian, kecamatan yang telah menerima raskin dari Bulog Sub Divre Lebak-Pandeglang bulan Januari adalah Warunggunung 94.290 kilogram, Cibadak 105.555 kilogram, Cikulur 102.720 kilogram, Curugbitung 63.150 kilogram, Cigemblong 60.765 kilogram, Lebakgedong 34.755 kilogram, Rangkasbitung 146.865 kilogram, Cileles 97.830 kilogram, Maja 81.720 kilogram, Cilograng 56.280 kilogram, serta Kalanganyar 57.150 kilogram.
Kasubag Sarana dan Pembinaan Perekonomian pada Bagian Administrasi Perekonomian Dani Hendarman membenarkan ada 17 kecamatan yang belum menerima jatah raskin bulan Januari. “Dari 17 kecamatan ini, ada 3 SPA yang memang sudah berada di kantor kami, tetapi oleh kami belum dilayangkan ke Bulog karena baru sampai hari ini (kemarin-red). SPA tersebut adalah milik Kecamatan Cihara, Bojongmanik, serta Cibeber. Akan dilayangkan ke Bulog besok (Kamis-hari ini, 2/2),” katanya kepada Radar Banten, Rabu (1/2).
Mengingat masih ada kecamatan yang belum menerima raskin, lanjut Dani, pihaknya akan segera memberikan imbauan dan teguran agar segera melayangkan SPA. “Kebetulan besok (hari ini-red) di Setda akan digelar rapat terkait evaluasi raskin, sehingga oleh kami akan dimanfaatkan pula untuk mengimbau masing-masing kecamatan yang belum menerima raskin untuk segera membuat SPA,” kata Dani.
Sementara Kabag Administrasi Perekonomian Ajar Basuki menegaskan, lantaran telah Februari, kecamatan yang belum menyerap raskin Januari harus menyerap raskin jatah Februari. “Beberapa minggu setelah raskin habis, SPA Februari harus dibuat lagi ,” tegasnya. (day/don/zen)