Prioritaskan Rehab SD di Wilayah Selatan

PAGELARAN – Komisi IV DPRD Pan­deglang mengusulkan ke Pemkab melalui Dinas Pendidikan (Dindik) Pandeglang untuk memprioritaskan pembangunan gedung sekolah yang rusak parah, terutama di Pandeglang bagian selatan. Rencananya tahun ini Dindik akan mem­ba­ngun 1.200 ruang kelas baru (RKB) untuk sejumlah SD di Kabupaten Pan­deglang.
Ketua Komisi IV DPRD Pan­deg­lang Ilma Fat­­­wa menga­ta­kan, pem­ba­ngu­nan RKB harus fokus untuk se­kolah-sekolah yang saat ini membutuhkan perbaikan. Kata Ilma, hal itu penting dilakukan karena ber­dasarkan reses yang dilakukan pihaknya gedung SD yang rusak di Kabupaten Pandeglang lebih dari 1.200 kelas. “Kami minta jangan sampai gedung SD yang belum layak direhab, malah dilakukan per­baikan,” kata Ilma, setelah menghadiri pe­lantikan BPC Perhimpunan Hotel dan Re­s­toran Indonesia (PHRI) Pandeglang di Aula Hotel Karisma, Kecamatan Pa­gelaran, Rabu (1/2).
Dikatakan, pihaknya merasa miris dengan ke­giatan belajar mengajar (KBM) SDN Gombong VII, Kecamatan Panimbang, yang sudah setahun belajar di teras masjid. “SD seperti inilah yang harus diprioritaskan oleh Dindik,” ungkapnya.
Idealnya memang Dindik Pandeglang sebelum melakukan perbaikan atau mem­bangun 1.200 RKB harus disurvei ter­lebih dahulu agar programnya tepat sasaran. “Meski Dindik menjanjikan perbaikan, Dindik wajib melibatkan semua stakeholder yang berhubungan dengan dunia pen­didikan seperti para kepala UPT (Unit Pe­laksana Teknis-red) Pendidikan di se­tiap kecamatan, para komite sekolah dan anggota DPRD,” ujar Ilma.
Anggota Komisi IV DPRD Pandeglang Muhammad Yusuf menambahkan, berdasarkan pantauan langsung pihaknya, ma­yoritas SD yang membutuhkan RKB ber­ada di Pandeglang bagian selatan. “Kami minta rencana rehab 1.200 RKB untuk SD itu difokuskan di daerah Pan­deglang bagian selatan. Karena yang kami lihat selama ini dunia pendidikan di daerah tersebut jauh dari harapan ketimbang wi­layah Pandeglang bagian perkotaan,” ucapnya.
Menanggapi usulan tersebut, Kepala Din­dik Pandeglang Abdul Azis mengatakan, perbaikan 1.200 RKB tersebar di 35 ke­camatan yang ada di Kabupaten Pan­deg­lang. “Soal usulan anggota dewan itu­ me­mang hal yang wajar. Tapi harus kita akui, SD yang membutuhkan perbaikan tidak hanya di Pandeglang bagian selatan. Di bagian perkotaan juga banyak SD yang ke­lebihan siswa, meski sekolahnya bagus tapi tetap mereka kekurangan ruang kelas,” tan­dasnya. (mg-13/fau/zen)