Prioritaskan Rehab SD di Wilayah Selatan
Kamis, 02 Februari 2012 | 10:32 WIB
PAGELARAN – Komisi IV DPRD Pandeglang mengusulkan ke Pemkab melalui Dinas Pendidikan (Dindik) Pandeglang untuk memprioritaskan pembangunan gedung sekolah yang rusak parah, terutama di Pandeglang bagian selatan. Rencananya tahun ini Dindik akan membangun 1.200 ruang kelas baru (RKB) untuk sejumlah SD di Kabupaten Pandeglang.
Ketua Komisi IV DPRD Pandeglang Ilma Fatwa mengatakan, pembangunan RKB harus fokus untuk sekolah-sekolah yang saat ini membutuhkan perbaikan. Kata Ilma, hal itu penting dilakukan karena berdasarkan reses yang dilakukan pihaknya gedung SD yang rusak di Kabupaten Pandeglang lebih dari 1.200 kelas. “Kami minta jangan sampai gedung SD yang belum layak direhab, malah dilakukan perbaikan,” kata Ilma, setelah menghadiri pelantikan BPC Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Pandeglang di Aula Hotel Karisma, Kecamatan Pagelaran, Rabu (1/2).
Dikatakan, pihaknya merasa miris dengan kegiatan belajar mengajar (KBM) SDN Gombong VII, Kecamatan Panimbang, yang sudah setahun belajar di teras masjid. “SD seperti inilah yang harus diprioritaskan oleh Dindik,” ungkapnya.
Idealnya memang Dindik Pandeglang sebelum melakukan perbaikan atau membangun 1.200 RKB harus disurvei terlebih dahulu agar programnya tepat sasaran. “Meski Dindik menjanjikan perbaikan, Dindik wajib melibatkan semua stakeholder yang berhubungan dengan dunia pendidikan seperti para kepala UPT (Unit Pelaksana Teknis-red) Pendidikan di setiap kecamatan, para komite sekolah dan anggota DPRD,” ujar Ilma.
Anggota Komisi IV DPRD Pandeglang Muhammad Yusuf menambahkan, berdasarkan pantauan langsung pihaknya, mayoritas SD yang membutuhkan RKB berada di Pandeglang bagian selatan. “Kami minta rencana rehab 1.200 RKB untuk SD itu difokuskan di daerah Pandeglang bagian selatan. Karena yang kami lihat selama ini dunia pendidikan di daerah tersebut jauh dari harapan ketimbang wilayah Pandeglang bagian perkotaan,” ucapnya.
Menanggapi usulan tersebut, Kepala Dindik Pandeglang Abdul Azis mengatakan, perbaikan 1.200 RKB tersebar di 35 kecamatan yang ada di Kabupaten Pandeglang. “Soal usulan anggota dewan itu memang hal yang wajar. Tapi harus kita akui, SD yang membutuhkan perbaikan tidak hanya di Pandeglang bagian selatan. Di bagian perkotaan juga banyak SD yang kelebihan siswa, meski sekolahnya bagus tapi tetap mereka kekurangan ruang kelas,” tandasnya. (mg-13/fau/zen)