Hukum

Wadirsabhara Diisukan Terima Suap

SERANG – Wakil Direktur Sabhara (Wadi­rsab­hara) Polda Banten AKBP Widoni ...

Hukum & Kriminal | Kamis, 2 Februari 2012 | Klik: 446 | Komentar

Baca

Penipu Ngaku Wartawan Trans 7

PAMULANG - Penipu yang mengaku wartawan Trans 7 ditang­kap Polsek ...

Hukum & Kriminal | Kamis, 2 Februari 2012 | Klik: 374 | Komentar

Baca

Pimpinan Curanmor Lampung-Aceh Ditembak

TIGARKSA - Satreskrim Polres Metro Tangerang Kabupaten kem­bali menggulung komplotan ...

Hukum & Kriminal | Kamis, 2 Februari 2012 | Klik: 309 | Komentar

Baca


Dapat Warisan

JAKARTA - Ahmad Dhani sedang berduka. Eddy Abdul Manaf (77), ayah Dhani, meninggal kemarin (1/2) pukul 00.50 WIB di rumah mantan suami Maia Estianty itu di Pondok Indah, Jakarta Selatan. Dhani sedang tak berada di rumah saat Eddy meninggal. Dia di Kuala Lumpur, Malaysia, untuk urusan pekerjaan. “Kemarin (31/1), saya ke Kuala Lumpur untuk urusan pekerjaan. Begitu da­pat kabar, ya langsung ke sini,” katanya sebelum pergi me­ngiringi je­nazah Eddy ke Garut, Jawa Barat.
Eddy memang tidak lagi sehat. Dia pernah mengalami stroke empat kali dan darah tinggi. Dua tahun terakhir Eddy dirawat di rumah Dhani. Tidak lagi dibawa ke rumah sakit. “Sudah lama nggak ke rumah sakit. Karena penyakitnya juga bukan penyakit yang ngerepotin atau butuh perawatan ekstra seperti kanker dan lain-lain. Karena memang sudah tua,” imbuh bapak tiga anak itu.
Pria kelahiran Surabaya tersebut bilang, malam itu seperti biasa, Eddy tertidur. Lalu dia terjaga karena ingin minum kopi. “Lagi dibuatin kopi, pas mau dikasihkan ternyata sudah nggak ada. Nggak ada sakit atau gimana. Sakit tua. Memang kondisi kesehatannya kan sudah menurun. Komplikasi,” terangnya.
Pesan terakhir Eddy hanyalah meminta dimakamkan di Garut, makam keluarga besarnya. Eddy ingin dimakamkan di samping men­diang ayahnya, (alm) Rusta Sastra Atmadja. Itu dibenarkan oleh Dadang S Manaf, kakak Dhani. “Memang maunya begitu. Itu wasiatnya. Nggak mau dimakamkan di tempat lain,” tegasnya.
Dhani pun seperti sudah mendapat firasat tentang kepergian ayahnya sejak lama, yakni setahun yang lalu. Pada awal 2011, dia ngotot meminta untuk membuat foto keluarga besar. “Saya ngo­tot minta buat foto. Karena sudah 15 tahun kali ya nggak foto ke­luarga. Ya sudah, ayah saya duduk di kursi roda. Nggak tahunya itu foto terakhir,” lanjutnya.
Tentang Eddy, Dhani mengatakan bahwa dia adalah sosok yang keras dan disiplin. Sekeras apa? “Bisa dilihat dari diri saya sekarang,” katanya. Sosok Dhani yang keras adalah warisan ayahnya. “Kalau mau tahu ayah saya kerasnya kayak apa, ya lihat saya sajalah. Dia itu superior. Tapi, saya bersyukur dapat warisan itu dari beliau,” ungkapnya.
Kemarin terlihat beberapa tokoh yang datang melayat. Artis-artis Republik Cinta Manajemen seperti The Virgin, Mahadewi, Alexa Key, dan tentu saja Mulan Jameela. Mulan bahkan terlihat berurai air mata. Dia ikut mengantar jenazah ke pemakaman. Namun beda mobil dengan Dhani. Menakertrans Muhaimin Iskandar juga datang. (jpnn/bon)

Beri komentar


Security code
Refresh


Komentar Terakhir