Hukum

Wadirsabhara Diisukan Terima Suap

SERANG – Wakil Direktur Sabhara (Wadi­rsab­hara) Polda Banten AKBP Widoni ...

Hukum & Kriminal | Kamis, 2 Februari 2012 | Klik: 446 | Komentar

Baca

Penipu Ngaku Wartawan Trans 7

PAMULANG - Penipu yang mengaku wartawan Trans 7 ditang­kap Polsek ...

Hukum & Kriminal | Kamis, 2 Februari 2012 | Klik: 374 | Komentar

Baca

Pimpinan Curanmor Lampung-Aceh Ditembak

TIGARKSA - Satreskrim Polres Metro Tangerang Kabupaten kem­bali menggulung komplotan ...

Hukum & Kriminal | Kamis, 2 Februari 2012 | Klik: 309 | Komentar

Baca


BUMD Dapat Kucuran Ratusan Miliar

CILEGON - Panitia Khusus (Pansus) Ra­perda Penyertaan Modal DPRD Cilegon te­ngah serius melakukan pembahasan gu­na penambahan penyertaan modal ba­gi sejumlah badan usaha milik daerah (BUMD). Seperti Perusahaan Daerah Air Mi­num Cilegon Mandiri (PDAM-CM), PT Cilegon Mandiri (CM), Bank Perkreditan Rak­yat Syariah (BPRS) Mandiri Cilegon, dan Bank Jabar Banten Cilegon.
Penyertaan modal ini merupakan tahap lan­jutan setelah pada 2011 Pemkot me­nyertakan Rp 30 miliar untuk PDAM-CM, Rp 23 miliar untuk PT PCM, Rp 27 miliar untuk BPRS Mandiri Cilegon, dan Rp 13,5 miliar untuk Bank Jabar Banten Cilegon.
Keempat BUMD tersebut rencananya ba­kal menerima kembali miliran rupiah pada tahun ini. PDAM-CM bakal menerima ku­curan Rp 20 miliar, PT PCM 227 miliar, BPRS Syariah Mandiri Rp 48 miliar, Bank Jabar Banten Cilegon Rp 11,5 miliar.
Namun, di APBD Cilegon 2012 ini Pemkot Ci­legon baru mengalokasikan Rp 25 miliar un­tuk penyertaan modal/investasi pe­merintah daerah pada pos pembiayaan dae­rah. “Kalau yang Rp 25 miliar di APBD 2012 itu baru untuk PDAM-CM Rp 5 miliar, dan BPRS Syariah Mandiri Rp 20 miliar. Itu pengalihan deposito yang sebelumnya dicabut,” kata Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKD) Cilegon Septo Kalnadi, Rabu (1/2).   
Sementara itu, rapat Pansus Raperda Penyertaan Modal DPRD Cilegon bersama ke­empat manajemen BUMD tersebut, ke­marin, berjalan alot. Pansus masih risi jika penyertaan modal kembali dilakukan, lan­taran plan business pengelolaan investasinya dianggap belum jelas. “Yang kita khawatirkan tidak jelas peruntukannya. Buat belanja apa dan untuk apa. Karena nantinya kita yang akan mengesahkan raperdanya,” kata Ketua Pansus Raperda Penyertaan Modal DPRD Cilegon Adad Musadad.
Untuk lebih memperjelas plan business keempat BUMD tersebut, pansus akan kembali menggelar rapat lanjutan. “Kita minta mereka masing-masing bawa plan business-nya untuk dibahas,” ungkapnya.
Pjs Dirut PDAM-CM Encep Nurdin mengaku siap jika mengikuti segala mekanisme dalam pembahasan Raperda Penyertaan modal tersebut. “Termasuk dalam menyusun plan business untuk dibahas bersama,” jelasnya.
Dirut PT PCM Samsul Rizal mengatakan, alokasi penyertaan yang bakal dikucurkan tersebut akan difokuskan penuh untuk pembangunan Pelabuhan Cilegon. “Plan business kita sementara fokus itu dulu,” katanya.
Menurutnya, jika Pelabuhan Cilegon sudah terealisasi maka berdampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan dapat mendongkrak PAD (pendapatan asli daerah). “Kita di target ini selesai dalam dua tahun,” pungkasnya. (air/del/zen)

Beri komentar


Security code
Refresh


Komentar Terakhir