Hukum

Wadirsabhara Diisukan Terima Suap

SERANG – Wakil Direktur Sabhara (Wadi­rsab­hara) Polda Banten AKBP Widoni ...

Hukum & Kriminal | Kamis, 2 Februari 2012 | Klik: 446 | Komentar

Baca

Penipu Ngaku Wartawan Trans 7

PAMULANG - Penipu yang mengaku wartawan Trans 7 ditang­kap Polsek ...

Hukum & Kriminal | Kamis, 2 Februari 2012 | Klik: 374 | Komentar

Baca

Pimpinan Curanmor Lampung-Aceh Ditembak

TIGARKSA - Satreskrim Polres Metro Tangerang Kabupaten kem­bali menggulung komplotan ...

Hukum & Kriminal | Kamis, 2 Februari 2012 | Klik: 309 | Komentar

Baca


Atap Parkiran Dewan Jebol

CILEGON - Jika di DPR RI anggaran pem­­bangunan lahan parkirnya mencapai Rp 3 miliar, maka di DPRD Cilegon lahan par­kir gedung wakil rakyat ini amat mem­­­prihatinkan. Atap parkir yang terbuat dari fiber tersebut sudah dua pekan di­­­biarkan rusak. 
Perbaikan memang diagendakan dalam waktu dekat. Namun anggaran yang di­­alokasikan kurang maksimal lantaran ha­nya diambil dari pos perawatan, dan itu nilainya setahun hanya Rp 40 juta.
Kabag Umum Sekretariat DPRD Cilegon Panca P Widodo mengatakan, anggaran pe­rawatan dan pemeliharaan gedung De­wan tersebut terlalu minim. “Anggaran se­gitu mah kecil. Karena pemeliharaan ru­tin saja mencakup perbaikian plafon, genting, dan keramik di gedung Dewan yang pecah,” kata Panca saat ditemui di ruangannya, kemarin.
Menurutnya, jika anggaran perawatan kecil maka tidak akan maksimal untuk digunakan dalam melakukan perbaikan sejumlah prasarana yang ada. “Enggak usahlah membandingkan dengan pe­rawatan gedung di DPR RI yang mencapai miliaran. Ge­dung Dewan ini (DPRD Cilegon-red) mewah di luar­nya saja, di dalamnya banyak yang perlu diperbaiki,” ujarnya.
Ia meminta Badan Anggaran atau eksekutif melalui Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) dapat bijak mengalokasikan anggaran bagi kesekretariatan DPRD Cilegon, terutama untuk perawatan. “Soalnya bukan apa-apa, kita kerap mengajukan usulan anggaran tapi yang muncul di APBD kadang tidak sesuai,” ungkapnya.
Untuk perawatan rutin saja seperti pengecatan anggaran Rp 40 juta dirasa kurang. “Sebenarnya ada lagi yang ingin kita benahi. Ini wallpaper di seluruh ruangan sudah sejak awal gedung berdiri belum pernah diganti. Padahal maksimal diganti dalam kurun lima tahun. Padahal toh dialokasikan maksimal dan anggarannya sisa di akhir tahun, kita akan kembalikan,” katanya.   
Ketua Badan Anggaran (Banang) DPRD Cilegon Adad Musadad, mengaku jika pengalokasian anggaran tersebut sudah sesuai dengan kebutuhan ke­sek­retariatan untuk perawatan gedung. “Kita lihat kon­disinya (gedung DPRD Cilegon-red) masih bagus, jadi enggak perlu besar-besar,” ujarnya.
Kalau memang anggarannya kurang, katanya, dapat diajukan kembali dalam APBD Perubahan. “Kalau penting ajukan lagi di ABT (Anggaran Biaya Tambahan) APBD Perubahan,” ungkapnya. (air/del/zen)

Beri komentar


Security code
Refresh


Komentar Terakhir