Hukum

Wadirsabhara Diisukan Terima Suap

SERANG – Wakil Direktur Sabhara (Wadi­rsab­hara) Polda Banten AKBP Widoni ...

Hukum & Kriminal | Kamis, 2 Februari 2012 | Klik: 220 | Komentar

Baca

Penipu Ngaku Wartawan Trans 7

PAMULANG - Penipu yang mengaku wartawan Trans 7 ditang­kap Polsek ...

Hukum & Kriminal | Kamis, 2 Februari 2012 | Klik: 173 | Komentar

Baca

Pimpinan Curanmor Lampung-Aceh Ditembak

TIGARKSA - Satreskrim Polres Metro Tangerang Kabupaten kem­bali menggulung komplotan ...

Hukum & Kriminal | Kamis, 2 Februari 2012 | Klik: 118 | Komentar

Baca


Cokelat Membawa Kenikmatan

Nadine Chandrawinata (27) adalah penggemar cokelat. Bagi dia, cokelat memiliki kenikmatan tersendiri. Bukan hanya cokelat dalam bentuk makanan, tetapi juga warna cokelat. Cokelat adalah warna netral sehingga dia gampang memadupadankan busana berwarna tersebut dengan aksesori lain. Sedangkan untuk cokelat makanan, Nadine suka makanan itu sejak kecil.
“Cokelat itu teman hidup dari kecil. Kalau lagi jelek mood-nya, kalau lagi merengek, mama pasti kasih saya cokelat, bukan permen,” katanya, Rabu (7/12), saat peluncuran Magnum Pleasure 365 di Senayan City, Jakarta. Nadine menjadi salah satu ikon program tersebut.
Perempuan cantik yang gemar traveling dan diving itu juga selalu membawa cokelat saat melakukan perjalanan. Cokelat bisa membuatnya merasakan ultimate pleasure.   Sebuah kesenangan tersendiri, kata dia, saat sampai di tujuan, menikmati alam tempat tersebut sambil makan cokelat.  “Rasanya itu seperti, segala sesuatunya berakhir dengan indah. Seolah bisa menyatu dengan alam. Biasanya kan tempat yang saya tuju itu laut. Itu enak banget kalau lihat sunset, berbaur sama penduduk. Indah deh pokoknya,” terang Putri Indonesia 2005 tersebut.
Sebagai individu, Nadine merasa harus tahu hal apa yang bisa memberinya kesenangan. Ternyata, hal tersebut adalah dua. Traveling dan cokelat. Sebab itu, dia harus mengisi tas ranselnya dengan cokelat saat bepergian. Kalau beberapa orang memilih membeli cokelat di tempat tujuan, kakak kandung Mischa dan Marcel Chandrawinata itu justru  tidak mau begitu. “Iya, biasanya memang orang-orang kalau lagi ke luar negeri belinya cokelat buat oleh-oleh. Tapi, kalau saya nggak mau. Pokoknya, harus sudah mempersiapkan dari Jakarta. Saya juga nggak mau ngerepotin orang, nunggu saya hanya karena nyari cokelat,” ucapnya.
Pernah nggak sih dirayu dengan cokelat oleh cowok” “Pernah. Tapi, waktu SMP. Udah lama banget. Ya, biasa, cinta monyet,” katanya, lantas tersenyum malu.
Ketika menempuh kuliah, Nadine pernah diajak ke istana es yang di situ juga dijual banyak es krim dan cokelat. “Langsung luluh deh, tadinya lagi bad mood. Begitu dibawa ke tempat itu, langsung berbinar-binar kayak anak kecil,” lanjutnya. (jpnn/alt)

Beri komentar


Security code
Refresh


Komentar Terakhir