Dosen NH : Saya Dijebak oleh Rekayasa Mahasiswa

  Editor :  Krisna Widi Aria

 

SERANG – NH, Dosen STIE Bina Bangsa Kota Serang yang diduga telah mencabuli mahasiswinya mengaku bahwa dirinya telah dijebak oleh mahasiswanya. “Tidak benar itu. Tidak terjadi pencabulan. Saya dijebak oleh rekayasa mereka,” katanya saat dihubungi Tangerang Ekspres (Radar Banten Group), Selasa (9/4).

Karenanya, NH menyatakan sudah sudah menyiapkan press release yang akan menjelaskan detik demi detik kejadian itu yang nanti akan disampaikan ke media. “Kalau dia (mahasiswi) bisa berargumen seperti itu (dicabuli) karena tidak ada saksi. Itu yang menyudutkan saya. Yang demo itu itu mahasiswa yang nilai mata kuliahnya jelek. Wajar tidak suka ke saya (yang mengajar mata kuliah itu),” katanya.

Menurut NH, dirinya juga sudah menyampaikan kejadian itu ke Ketua STIE Bina Bangsa Furtasan Ali Yusuf dan dosen-dosen STIE Bina Bangsa lainnya. “Saya katakan saya bicara ini (bantahan) tidak karena di hadapan bapak saja, tapi di hadapan Tuhan yang telah menciptakan saya,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, tindakan pelecehan seksual diduga dilakukan NH (32), dosen STIE Bina Bangsa terhadap B, mahasiswi di kampus tersebut pada Jumat (5/4). Atas dugaan tindakan pelecehan seksual ini, puluhan mahasiswa di kampus itu melakukan aksi demo mengecam tindakan dosen tersebut.

Furtasan Ali Yusuf, Ketua STIE Bina Bangsa menuturkan, pihak kampus akan mengambil keputusan untuk memberhentikan dosen tersebut. "Dilihat dari keterangan bukti yang berawal dari bentuk sms mahasiswi ingin meminta perbaikan nilai yang dilanjutkan pengakuan bertolak belakang antara pelaku dan pelapor berbeda, siang ini surat keputusan pemberhentian akan diturunkan dan akan diberikan kepada dosen yang bersangkutan," kata Furtasan.

Tidak kurang dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Serang akan mencari tahu kebenaran status oknum dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bina Bangsa Kota Serang berinisial NH yang diduga mencabuli mahasiswinya, B (21 tahun). Karena, oknum dosen itu adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Serang.

“Kita akan hubungi direktur STIE Bina Bangsa-nya untuk mengklarifikasi apakah benar melakukan pencabulan atau tidak,” kata Kepala BKD Kabupaten Serang Rif’ah Maftuti saat dihubungi Tangerang Ekspres (Radar Banten Group), Selasa (9/4). (SUTANTO)***


Tag : pelecehan seksual