Harga BBM Naik, Warga Minta Awak Angkot Tak Naikkan Tarif

  Editor :  Krisna Widi Aria

 

SERANG - Terkait rencana kenaikan harga bensin premium untuk mobil plat hitam atau mobil pribadi mulai bulan depan, masyarakat berharap agar angkutan kota/angkot tidak ikut-ikutan menaikkan tarif. Kekhawatiran pengguna jasa angkutan umum manakala pengusaha angkot ikut-ikutan menaikan tarif dengan alasan harga BBM naik menjadi 6.500 rupiah per liter. Padahal tarif tersebut hanya dikenakan untuk mobil pribadi saja.

Linda warga Bumi Agung Permai I, Serang yang biasa menggunakan jasa angkot Pasar Induk Rau-Kebonjahe, Serang berharap angkot tidak ikut menaikkan tarif. "Kenaikan harga BBM tidak untuk plat kuning kan, jadi angkot nggak usah naik. Kalau biasa tarif Rp2000 yah cukup segitu aja," papar Linda kepada radarbanten.com, Kamis (25/4).

Senada dengan itu, Imeh, guru bimbingan belajar di Pandeglang mengatakan bahwa ia biasa menggunakan angkot dari Kebonjahe - Pandeglang dengan tarif Rp5000. "Jangan ikut naiklah, kan harga bensinnya juga tetap," harap Imeh. (Wahyu)***



Tag : Harga BBM