Berita Utama

Gita Surosowan dalam sebuah sesi latihan  ( Dokumen Radar Banten )

Gubernur Berharap Gita Surosowan Tampil Maksimal di Belanda

  Editor :  Krisna Widi Aria

 

BANTEN - Gubernur Banten Hj Ratu Atut Chosiyah menyatakan tidak terlalu mentargetkan Marching Band Gita Surosowan untuk menjadi juara dunia, tapi cukuplah tahun ini bisa melebihi ranking sebelumnya. Target yang tidak terlalu tinggi diharapkan Gubernur bisa mengurangi beban seluruh personel dalam perlombaan. "Tapi siapa tahu, bila seluruh personel dalam keadaan tenang, eh malah juara," ujar Gubernur kepada radaranten.com, tadi malam.

Pada intinya, Gubernur berharap Gita Surosowan bisa menjadi duta yang baik di Belanda nanti. Baik itu membawa nama Provinsi Banten, maupun sebagai perwakilan dari Indonesia. "Yang terpenting, seluruh personel Gita Surosowan bisa menjaga nama baik negara dan tentu saja nama baik Provinsi Banten. Jangan sungkan juga jadi duta kebudayaan Banten di sana," ujar Gubernur.

Marching Band “Gita Surosowan” Banten, memang akan mengikuti World Music Contest (WMC) 2013 yang dihelat di Belanda, pada tanggal 21 April 2013. Keberangkatan tim ini, akan berlaga melawan kontingen dari 21 negara, diantaranya Amerika Serikat dan Thailand di Roda Hall and Pakstad Limburg Theater, Kerkrade, Belanda tanggal 26 hingga 28 Juli 2013 .

Wakil Gubernur Banten Rano Karno sebagai pelindung Marching Band Gita Surosowan mengatakan, peserta yang akan diberangkatkan berjumlah 189 orang termasuk pendamping. Tim yang diberangkatkan adalah mereka yang pernah berhasil memenangkan piala presiden RI 2012 di tingkat nasional. “Harus diakui lawan terberat yang akan dihadapi adalah Amerika Serikat dan Thailand. Namun group kita memiliki keunikan tersendiri dalam memperagakan penampilannya yang tidak dimiliki oleh negara lain,” ujar Rano saat konfrensi pers di Serang, Minggu (5/4).

Marching Band Gita Surosowan, kata Rano, akan memasukan unsur etnis dalam komposisi musiknya yang memungkinkan bisa menjadi andalan untuk menambah nilai bagi tim juri. “Yang menjadi berat saat pertandingan berlangsung, yakni penyelenggaran dilakukan pada bulan puasa ramadhan. Dimana umumnya pemain, dalam kondisi puasa,” tutur Rano.

Kehadiran Banten mewakili Indonesia dalam event itu kata Rano, adalah peserta yang diundang bukan mendaftarkan diri sebagai peserta.“Ini tandanya, bahwa Banten sudah diperhitungkan dalam penyelenggaraan kelas dunia,” kata Rano.

Kesempatan ini lanjutnya, akan diusahakan untuk memperkenalkan berbagai potensi yang ada di Provinsi Banten khususnya dan Indonesia di mata dunia. “Saya sarankan kepada pendamping, agar mempersiapkan segala sesuatunya untuk memperkenalkan potensi di Provinsi Banten,” tuturnya. (Widi)***


Tag : Gita Surosowan

TERPOPULER

TERKOMENTAR

NO DATA

NO DATA

 

NO DATA

NO DATA  NO DATA

 

http://www.radarbanten.com/travel.html
http://www.radarbanten.com/travel.html
http://www.radarbanten.com/travel.html

BERITA LAINNYA

Site:

 

 

Radar Banten Group :

Radar Banten

Banten Raya

Tangerang Ekspres

Percetakan Radar

Baraya TV

Radar Arena

Radar Banten Promosindo

 

Redaksi

Info Iklan

Karir

Hubungi Kami

Peraturan

Copyright Radar Banten 2014 . All rights reserved

Radar Banten Group