#

Terkait Hibah, Atut Persilakan Pejabat Pemprov Diperiksa Kejari

Editor : Ade Jahran

Photo
Atut ketika diwawancarai wartawan. (Marjuki)
SERANG - Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah mempersilakan pejabat di lingkungan Pemprov Banten diperiksa aparat terkait kasus dugaan penyimpangan dana bantuan hibah kepada Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Sholatiyah, Petir, tahun 2012 senilai 600 juta. "Ya,  Ibu dukung penegakkan hukum, jika memang terjadi penyimpangan. Ibu sih berharap pejabat Ibu tidak terlibat, tapi kalau toh aparat hukum butuh informasi, Ibu persilakan," kata Atut ditemui usai sarasehan di Polda Banten, Kamis 16 Mei 2013.   

Atut dimintai tanggapan terkait rencana penyidik Kejari Serang yang akan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat pemprov dalam kasus penggunaan hibah oleh yayasan itu. Pejabat yang rencananya akan diperiksa di antaranya pejabat Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Biro Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang), dan DPPKD Banten. 

Dari hasil penyelidikan penyidik, dana bantuan hibah itu diduga digunakan untuk kegiatan fiktif. Untuk diketahui, kasus ini mencuat ketika lima guru yayasan itu dipecat oleh ketua yayasan setelah mempermasalahkan dana hibah itu. Yayasan membantah menerima bantuan hibah, namun dari daftar penerima bantuan hibah, yayasan tersebut menerima Rp 600 juta. (marjuki)
 

Tags: Kejari Serang

 
Tinggalkan komentar

Berita Terkait

1 Komentar

Tuliskan Komentar Anda

(Wajib Diisi)
(Wajib Diisi)