Ilustrasi  ( * )

P2TP2A Banten Dampingi Korban Kekerasan Seksual Geng Motor

  Editor : 

 

SERANG - Tindakkan kekerasan seksual yang menimpa SF (13) warga Sumur Pecung, Kota Serang yang diduga dilakukan remaja kelompok geng motor baru pertama kali terjadi di Banten ini. Dalam aksinya, pelaku inisial RA ditemani rekannya.

“Dalam catatan penanganan kami, kalau benar tindak kekerasan seksual dilakukan oleh geng motor maka baru kali ini kami tangani dan terjadi,” kata Yayah Rukhiyah, Wakil Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Banten, Kamis 23 Mei 2013.

“Tadi pagi kami sudah mengunjungi korban di RSUD Serang karena mengalami pendarahan terus-menerus, dan kami didampingi pengacara sudah melakukan koordinasi dengan pihak Polres Serang terkait kasus yang menimpa SF,” katanya.

Yayah Rukhiyah mengakui, sebelumnya P2TP2A pernah menangani kasus serupa namun pelakunya adalah kelompok anak punk. “Sebelumnya ada juga tapi pelakunya anak punk,” ujarnya.

Yayah menambahkan bahwa solusi dari fenomena remaja ini sebenarnya lebih pada penguatan penanganan di keluarga. Peran kedua orang tua untuk terus mengawasi dan menjadi teman bicara anak, menjadi sangat penting untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan tanggung jawab anak. (WAHYUDIN)


Tag : Kekerasan Seksual