Panwaslu Belum Terima Surat Terima Laporan

  Editor :  Aas Arbi

 

SERANG - Panwaslu Kota Serang akhirnya mendatangi Mapolres Serang untuk memberikan rekomendasi proses hukum lebih lanjut kepada pihak Polres terkait dukungan palsu masyarakat Kelurahan Kuranji, Senin (10/6/2013).

Setelah melakukan kajian mendalam tentang pelanggaran Pilkada, akhirnya Panwaslu menunjuk dua oknum yang bermin dalam pemalsuan dukungan terhadap pasangan bakal calon walikota dan wakil walikota Agus - Harto, yakni tim pemenangan bernama Dulkarim dan Ashadi (Lurah Kuranji, Kecamatan Taktakan).

"Yang bersangkutan terkena pelanggaran pidana Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 pasal 115 ayat 3 dan 6 tentang pemalsuan dokumen,"  kata Rohman, Ketua Panwaslu Kota Serang kepada radarbanten.com.

"Kami sudah selesai mengkaji dan merekomendasikan untuk proses lebih lanjut. Namun Polres masih mempelajari aduan kami. Makanya kami belum menerima surat tanda terima aduan," tambah Rohman.

Menurut Rohman, ada waktu selama 6 hingga 14 hari bagi Polres untuk mempelajari dokumen tersebut sebelum memutuskan untuk menindak secara hukum. "Kalau pihak Polres sudah oke, maka surat tanda terima aduan pun akan kami terima," tambah Rohman.

Saat dikonfirmasi mengenai laporan ini, Kasatreskrim Polres Serang AKP Fredya Triharbakti menjelaskan bahwa pihaknya akan mempelajari kasusnya terlebih dahulu. "Apabila terbukti kemungkinan akan dikenakan 263 tentang pemalsuan, tapi kita tidak boleh berandai-andai dulu. Kita akan pelajari dan gelar perkara terlebih dahulu. Pokoknya nanti kalau ada perkembangan selanjutnya kita akan kabari," katanya. (Wahyudin)


Tag : Pilkada Kota Serang