#

Enam Bulan Tunjangan Sertifikasi di Cilegon Belum Cair

Editor : Aas Arbi

CILEGON – Sejumlah guru di Kota Cilegon mempertanyakan tunjangan sertifikasi selama enam bulan yang belum cair. Biasanya, dana tersebut dicairkan setiap tiga bulan sekali.

“Terus terang kami merasa resah karena tunjangan sertifikasi itu begitu berharga bagi kami, kalau hanya mengandalkan gaji, hanya pas untuk makan sehari-hari saja. Tapi kalau ada tunjangan kan kami bisa mengalokasikan ke yang lain,” kata Siti, salah seorang guru sekolah dasar di Cilegon, Senin (10/6/2013).

Hal serupa diungkapkan Ahmad, guru SD lainnya. Dia mengaku belum pernah mendapatkan penjelasan dari Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon soal tunjangan yang belum cair. Semestinya, kata dia, Dindik menyosialisasikan kepada para guru bila ada kendala dalam proses pencairan. “Semua guru bertanya-tanya, ada apa sebenarnya, kok seperti ditahan-tahan. Padahal kami sebagai guru juga kan seperti orang pada umumnya yang mempunyai banyak kebutuhan,” ujarnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Cilegon Muhtar Gozali meminta para guru bersabar. “Sekarang ini kami tinggal menunggu SK (surat keputusan) penetapan guru yang berhak mendapatkan sertifikasi. Dari sebanyak 2.000 guru yang mendapatkannya, sebagian besar SK-nya memang sudah turun, tinggal sedikit lagi,” katanya.

Meski demikian, mulai minggu ini pihaknya akan mencoba mengusulkan pencairan dana sertifikasi bagi para guru yang telah mendapatkan SK dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). “Kita harapkan minggu ini sudah ada kejelasan dari DPPKD (Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah). Kalau yang belum menerima SK kita akan susulkan,” katanya. (Ibnu M Marhas)

Tags: sertifikasi guru

 
Tinggalkan komentar

Berita Terkait

1 Komentar

  • Photo

    nunus

    memang ironis anak didik yang dibimbing guru setelah mereka bekerja belum dapat berbuat banyak Guru harus selalu sabar

    reply

Tuliskan Komentar Anda

(Wajib Diisi)
(Wajib Diisi)