Sejumlah warga dan wartawan di sekitar Jembatan Pekarungan yang sudah reot.  ( Wahyudin )

Warga Pekarungan Keluhkan Jembatan Reot

  Editor : 

 

SERANG - Warga Pekarungan, Kelurahan Kagungan, keluhkan kondisi jembatan di lingkungan mereka yang saat ini sudah reot. Jembatan itu menghubungkan lingkungan Pekarungan dengan Pasar Baru, Kelurahan Kota Baru. Warga khawatir dengan kondisi jembatan tersebut apalagi banyak warga, termasuk anak sekolah yang kerap melintasi jembatan tersebut.

"Kami lebih baik lewat sini (jembatan-red) karena kalau lewat Jembatan Lontar terlalu jauh," kata Rika Novita, warga setempat, kepada radarbanten.com, Selasa (25/6).

Novita mengakui bahwa ia merasa was-was tiap kali melalui jembatan namun ia hanya bisa pasrah dan berharap tidak terjadi apa-apa.

Sukmajaya, Ketua RW 1, Kelurahan Kagungan mengemukakan bahwa ia merasa khawatir karena bantalan jembatan dari kayu sudah mulai keropos. "Cuma kita kan nggak tau karena ditutup aspal. Keinginan kami, pemerintah membangun jembatan permanen dan tidak masuk roda dua," katanya.

Ditambahkan oleh Sukmajaya,Pemerintah Provinsi Banten pernah membantu pada tahun 2010. Sementara pemerintah Kota Serang belum pernah ada bantuan. "Pada musrenbang sudah diusulkan tapi hingga kini belum ada realisasi," tambahnya. (WAHYUDIN)


Tag : infrastruktur