Kasus Korupsi Lab Bahasa Dindik Kota Serang, Kejari Ambil CPU

  Editor : 

 

SERANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang telah mengambil CPU komputer dari sekolah penerim a bantuan Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Serang. Langkah ini dugaan korupsi di Dindik Kota Serang perihal pengadaan laboratorium bahasa senilai Rp 4 miliar untuk SMP se-Kota Serang dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang bersumber dari APBN 2010.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Serang Triono Rahyudi membenarkan bahwa pihaknya telah mengambil CPU  laboratorium bahasa ke tiap sekolah yang mendapatkan bantuan Dindik Kota Serang. "Iya kita sudah ambil untuk sample," lata Triono saat dihubungi radarbanten.com, Sabtu (20/7/2013).

Pihak Kejari, seperti diakui oleh Triono masih melakukan pendalaman terkait kasus ini. Mengenai kemungkinan memanggil kepala sekolah sebagai saksi yang menerima bantuan ini, Triono belum bisa memastikan. "Tergantung dari kebutuhan material buktinya. Kalau memang membutuhkan kita akan panggil lagi untuk saksi. Yang pasti, kita periksa spesifikasinya (CPU-red) sesuai atau tidak, tentunya kita melibatkan teknisi ahli untuk memastikan CPU sesuai dengan tender," paparnya.

Ditemui di tempat kerjanya, Kepala SMP Negeri 17 Kota Serang Rahmat Hidayat menyatakan telah memberikan CPU untuk diperiksa spesifikasinya oleh Kejari Serang. "Kita sudah serahkan satu unit CPU laboratotium bahasa ke pihak Kejari," ujarnya.

Pada pemberitaan sebelumnya, penyidik melakukan penyelidikan pengadaan unit komputer untuk 25 SMP Negeri dan dua SMP swasta se-Kota Serang. Penyediaan komputer ini merupakan perangkat untuk jaringan laboratorium bahasa tiap SMP.  Pemeriksaan ini terkait dugaan korupsi pengadaan laboratorium bahasa SMP se-Kota Serang tahun anggaran 2010 senilai Rp 4 miliar di Dindik Kota Serang. (WAHYUDIN)


Tag : Kasus Lab Dindik Kota Serang