Gubernur Atut Kabulkan Penangguhan 18 Perusahaan Tak Bayar UMK

  Editor : 

 

SERANG – Sebanyak 18 perusahaan di Kabupaten Serang tidak membayar gaji karyawan sesuai Upah Minimum Kabupaten (UMK) Serang 2013 yakni Rp1.080.000 per orang per bulan. Pasalnya ke-18 perusahaan itu disetujui permintaan penangguhan pembayaran gaji sesuai UMK itu oleh Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah. Dari 18 perusahaan itu, paling banyak perusahaan yang menangguhkan di Serang Timur.

“Kalau yang mengajukan penangguhan pembanyaran gaji sesuai UMK 2013 ke Gubernur Banten lebih dari 40 perusahaan,” kata Kepala Bidang Pengawasan Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang Sugi Hardono, Minggu (25/8/2013).

Menurut Sugi, disetujui atau tidaknya pengajuan penangguhan pembayaran gaji sesuai UMK 2013 oleh perusahaan itu merupakan otorias gubernur. Sehingga berapa lama perusahaan itu bisa tidak membayar gaji sesuai UMK 2013 itu belum diketahui.

“Jadi pembayarannya tergantung bunyi keputusan gubernur apakah selama enam bulan atau 12 bulan penangguhannya. Adapun untuk besarannya itu bisa berdasarkan kesepakatan antara perusahaan dengan karyawan,” katanya.

Sugi mengatakan, syarat perusahaan bisa mengajukan penangguhan pembayaran gaji UMK 2013 meliputi ada naskah asli kesepakatan tertulis perusahaan dengan karyawan, ada neraca keuangan  perusahaan dua tahun terakhir, ada akta pendirian perusahaan, dan ada jumlah karyawan yang ada dan jumlah karyawan yang akan ditangguhkan. (SUTANTO)


Tag : UMK Ditangguhkan