ilustrasi .

Tiga Asisten dan Tiga Kajari Diganti

  Editor : 

 

Tiga Asisten dan Tiga Kajari Diganti

SERANG - Tiga asisten Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten diganti. Yakni, Asisten Intelijen (Asintel) Dicky Rahmat Rahardo, Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) Payaman, dan Asisten Pembinaan (Asbin) Salim Zikri.

Dicky harus pindah tugas karena ditarik ke Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk menempati posisi kepala Bagian Tata Usaha pada Sekretariat Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas). Kursi yang ditinggalkan Dicky diisi oleh Hermanto yang sebelumnya kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Cikarang.

Kursi Payaman tidak jauh bergeser. Dia hanya pindah ruangan di Kejati Banten untuk menggantikan Salim Zikri karena menjadi jaksa fungsional di Kejati Banten. Posisi Asdatun diisi oleh Siti Utari yang sebelumnya kepala Bidang Pengkajian, Pengembangan, dan Penelitian di Kejagung.

Tiga kajari di Banten juga diganti. Reda Mantovani dimutasi dari jabatannya di Kejari Cilegon. Posisinya digantikan Ujang Suprianto yang sebelumnya menjabat Kajari Kamarah, Kalimantan Tengah, karena Reda menempati kepala Bagian Kerja Sama Hubungan Luar Negeri dan Humas pada Biro Hukum Kejagung.

Kajari Rangkasbitung Hasanudin Gasing digantikan oleh Kajari Ranai, Kepulauan Riau, Arief Mulyawan. Hasanudin Gasing selanjutnya menjadi jaksa fungsional. Lalu, Kajari Tangerang Djaja Subagja pindah tugas ke Kejati Sumatera Utara dengan posisi asintel. Kursi Djaja ditempati oleh Andrizal yang sebelumnya kepala Bagian Keamanan Dalam pada Jambin Kejagung.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Banten Mustaqim ketika dikonfirmasi, Jumat (25/1), mengatakan bahwa surat keputusan (SK) mutasi, tertanggal 17 Januari 2013. Serah terima jabatan para asisten dan kajari akan dilaksanakan pada 11 Februari 2013 di Aula Kejati Banten. “Itu baru rencana. Mudah-mudahan tidak ada halangan,” katanya.

Ditambahkan, mutasi itu merupakan hal yang biasa dilakukan. Apalagi, orang-orang tersebut cukup lama menempati jabatan lamanya, seperti Dicky Rahmat Rahardjo yang menjabat Asintel Kejati Banten hampir tiga tahun. “Tak ada dengan perkara, ini hanya mutasi biasa,” tegas Mustaqim.

Payaman yang kini Asbin Kejati Banten mengaku tak menyangka akan menempati posisi tersebut. “Ini tugas. Ditempatkan di mana saja harus siap. Harus enjoy di mana saja. Nanti tinggal serah terima saja,” ujarnya. (ran/don)



Tag : Kejati Banten