#
Dari Hasil Tes Urine

Pejabat Pemprov Banten Pakai Narkoba

Editor : Aas Arbi

Photo
Ilsutrasi (Ist)
SERANG – Pekan lalu Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten mengirimkan hasil tes urine 1.550 PNS ke Badan Kepegawaian Daerah Pemprov Banten. Tes urine pegawai dari tujuh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Pemprov Banten itu dilaksanakan Senin, 21 Januari  2013.
  
Dari hasil tes urine, BNNP menemukan PNS yang menggunakan jenis narkoba golongan satu yakni sabu-sabu, ekstasi, dan ganja. Sayangnya, baik BNNP maupun Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banten enggan membeberkan identitas PNS-nya.

Namun dari informasi yang dihimpun, ada delapan PNS yang terindikasi menggunakan narkoba. Bahkan beberapa di antaranya pejabat eselon IV.

Kepala BNNP Banten Kombes Pol Heru Februanto, seperti dilansir Radar Banten edisi Sabtu (16/2) ini, mengungkapkan, hasil tes urine disampaikan kepada BKD Banten, sepekan lalu. Hasil yang diberikan merupakan hasil akhir yang dilakukan setelah proses seleksi dan verifikasi kandungan narkoba dari sampel urine.

“Sekitar seminggu yang lalu diberikan, dan itu sudah hasil akhir atau final. Jadi bukan lagi ada kandungan obat-obatan lain, melainkan sudah dinyatakan pengguna. Tapi, saya tidak punya kewenangan untuk mengungkap nama-nama itu,” ungkap Heru kepada wartawan, Jumat (15/2).

Kata dia, BNNP bekerja sama dengan pihak terkait masih melakukan pengawasan terhadap PNS pengguna narkoba untuk mengetahui jaringan pengedar  di kalangan PNS Pemprov Banten. Pihaknya menyelidiki berbagai kemungkinan dari PNS tersebut, seperti kebiasaan, dan orang-orang yang kerap dijumpainya.
“Kita tengah mengawasi untuk mengetahui jaringan pengedarnya. Pasti ada pihak yang menyalurkannya,” katanya.

Jika benar pihaknya menemukan jaringan pengedar maka PNS yang bersangkutan akan diproses lebih lanjut sebagaimana ketentuan dalam UU Narkotika. Hingga kini, pihaknya masih menunggu tindak lanjut dari Pemprov Banten melakukan proses klarifikasi ke PNS bersangkutan.  

Kepala BKD Banten Anwar Mas'ud mengaku belum bisa memberikan keterangan. “Saya belum bisa memberikan keterangan lagi, nanti saja setelah kami melakukan koordinasi dengan BNNP dalam rangka klarifikasi,” jelasnya singkat. (rb)

Tags: Banten Narkoba

 
Tinggalkan komentar

Berita Terkait

24 Komentar

  • Photo

    alley

    Naudzubillahimindhalik............, astaghfirulloh....!!!

    reply

  • Photo

    ka'ganteng

    waduuu,,, gimana banten bisa maju,,, pemerintahannya juga tidak mendukung dari dalam...

    reply

  • Photo

    padarincang

    kalo narkoba udah tau kan.... sekarang tolong update berita jalan padarincang dong min yang rusak,ancur berantakan,, kapan di perbaiki, dan dana nya kemana,, sassbelahan kitu ngaspal na hahahahaha te bener loba nu korupsi..

    reply

  • Photo

    msuhufi

    Pejabat koplak, ga tau malu...!!!!

    reply

  • Photo

    abah argoem

    astargfirrulloh pns d pejabat provinsi banten banyak memakai narkoba akibat mereka banyak duit panas kali kl cuma gaji mana mungkin lah kasian anak istri di bohongi dasar tauhit mereka lemah pk polisi jangan takut tangkap proses bpk Rano pecat aja mereka yg terlibat bagaimana mimpin banten kl mereka pecandu narkoba tobattttttttttt segera

    reply

  • Photo

    BantenMenggugat

    Percuma selama penegak aturan2nya bisa di lobi dan "digoyang" serta pelanggarnya masih mampu "menggoyang dan menyogok". jutaan aturan dan undang2 sampai kapanpun tidak akan pernah tegak!!

    reply

  • Photo

    mr. Bro

    Pejabat, kelakuanya BEJAT, mending di PECAT, biar jadi MELARAT, dasar KEPARAT, doyan makan uang RAKYAT, kubur hidup2 sebelum jadi MAYAT.

    reply

  • Photo

    ahmad jamal fajri

    Inputnya Haram maka outputnya otomatis haram....!!!

    reply

  • Photo

    eneng humaeroh

    itu semua cerita lama, berita basi, tidak up to date, sebab penggunaan narkoba diberbagai kalangan, pejabat publik, para abdi negara, pengusaha, bahkan anggota DPR atau apapun namanya, sudah terjadi sangat lama, namun karena tidak ada tindakan yang menjadikan efek jera bagi pengguna serta lemahnya pengawasan BNN terhadap peredaran narkoba, ha... bahkan pemberian amnesti pemasok narkoba ke negara ini dari presiden itu indikasi berat bahwa memang negara ini sedang dibuat berantakan dan sarang pecandu narkoba. jika saja semua kalangan peduli akan bangsa ini, semua akan turun mengibarkan bendera perang melawan narkoba, bukan membiarkan para pemasok narkoba bebas medeka. tetapi selama mental buruk menyelimuti aparat di negeri ini pemberantasan narkoba hanya nyanyian tak merdu. mental korupsi, mental KKN dan mental buruk lainnya. saya yakin usaha pemberantasan narkoba hanya isapan jempol dan basa basi belaka. siapa yang siap berubah?

    reply

  • Photo

    ibnu sanun

    Jika para pejabat masih.menggunakan barang haram itu..sejenis sabu sabu..seharusnya pemerintah lebih memperketat..penggawasan.nya

    reply

  • Photo

    Dedi Deros

    Hanya Satu kata PECAT, Siapapun yang terlibat Pengunaan Narkoba, Jangan Pandang Bulu, Sikat Abis para Pangguna dan Pengedarnya,.Negara tidak butuh para pecandu, yang menggunakan uang rakyat untuk bersenang2 dengan Narkoba, masih banyak anak bangsa yang punya integritas dan kejujuran, ,,,,PECAT PNS yang pakai narkoba

    reply

  • Photo

    sahlani

    sekalian dong BNNP Banten melakukan tes ke Pemkot Serang Mulai dari pejabat paling tinggi sampai Jajaran paling bawah....

    reply

  • Photo

    aab bustomi

    Suatu hal yang sangat memalukan,PNS sekaraang terlena dengan gajinya yang sudah besar ditambah dengan yang lain-lainnya, tidak usah dipertahankan PNS yang seperti ini segera dipecat, ganti dengan yang lainnya masih banyak anak-anak bangsa yang ingin mengabdi untuk bangsanya, PNS seperti ini adalah PNS yang membebani APBN

    reply

  • Photo

    adien..

    buuuanyaaaakkk sekali, pejabat,dewan,pns dr semua golongan,honorer sekalipun adalah pemakai.. aparat penegak hukum juga bnyak loh...yg jd pemakai n selalu bs ditutupi oleh atasannya, trus gmana dunk menyikapinya?? dipecat aja deh. biar tau diri...

    reply

  • Photo

    insankamil

    kasus narkoba dalam tubuh pemerintah banten adalah gunung es dari kebobrokan pemerintahan di banten....

    reply

  • Photo

    M. JACKY

    Wah....Ancur Tuch Udah Ngotorin Lembaga Pemerintahan Jah...

    reply

  • Photo

    PNS

    Seharusnya semua Instansi Pemerintah Daerah Tes urine seminggu sekali, karena di sinyalir menurut sumber yg di percaya bahwa sebagian aparat sipil negara itu menggunakan narkoba!

    reply

  • Photo

    asep choky

    demo

    reply

  • Photo

    khai bangun

    Potret wajah negeri ku dan propinsiku yang buram... mulai dari birokrasi yang sakit akut... karena pejabatnya mau mendapatkan jabatan sowan sani..sowan sini.... bayar sana---bayar sini.. sogok sana... sogok sini.... walaup[un susah di buktikan tapi itu fonomena yang terjadi di birokrasi negeri ini ibarat kentut yang tersa cuma baunya.... akibat dari semua ini...pejabat yang pake narkoba.....dlll.. karena makan uang haramm..

    reply

  • Photo

    angot

    klu tes dari urine saja masi bisa dikelabui tuh ,emang bener klu PNS yg udah terjun ke narkoba tuk kelanjutan dipastikan akan ber KORUPSI yg merugian semua rakyat

    reply

  • Photo

    Nino

    Pas lagi apes tuh orang, mungkin yang lain jugs banyak.....hehehehr

    reply

  • Photo

    Aos Gumilar

    Perlu hukuman dunia yg setimpal, memalukan dengan semboyan Banten "Daerah kota santri" yang katanya daerah Agamis......malu jadi orang Banten...ternyata sarang korupsi

    reply

  • Photo

    andi siswana

    "Pejabat Pemprov Banten Pakai Narkoba" Sebuah judul yang sangat memalukan, itulah kalau seorang PNS yang dari awal eksis dengan duit haram, laknatullah.......... BKD Prov. Banten harus lebih berhati-hati dalam menempatkan para pejabat dalam posisi jabatan struktural dan fungsional bahkan dalam posisi yang lebih strategis dan politis. Karena kalau sudah terjadi hanyalah penyesalan yang tak berarti. Apalagi hal ini terjadi pada pejabat pemerintah yang nota bene adalah Pengabdi Masyarakat yang terkdang tidak berpihak pada masyarakat............Indikasi lain BKD Prov. Banten kurang profesional dalam penempatan pejabat berwenang terkesan KKN bahkan yang lebih ironis mereka yang tersangkut hukumpun masih tetap dilantik.........apa apa denganmu........? Inilah cikalbakal Kehancuran ketika orang yang menjabat tidak sesuai dengan bidangnya.....! Korupsi dimana-mana, Pelanggaran UU, Peraturan Pemerintah dll dilabrak karena tidak mengerti apa yang dilakukan alias tidak profesional........ Catatan kecil.......BKD Prov. Banten agar meninjau ulang hasil Pelantikan pejabat eselonh II dan III..............( by Sekjen DPP-SPBN )

    reply

  • Photo

    ichwanul

    Kasih Hukuman berat atau dipecat, dari pada menghabiskan uang rakyat...

    reply

Tuliskan Komentar Anda

(Wajib Diisi)
(Wajib Diisi)