Usaha Kecil Harus Serius Diperhatikan

  Editor :  Ade Jahran

 

SERANG – Keberadaan usaha kecil perlu mendapat perhatian, sehingga bisa menunjang usaha dan ketersediaan pangan di masyarakat. Karena saat ini ada tren bahwa sektor riil ini kerap terabaikan dan tergerus perkembangan zaman yang disertai menjamurnya ritel. Padahal ekonomi kerakyatan merupakan penopang perekonomian nasional.

Hal itu terungkap pada acara forum konsultasi publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Rabu (20/2) di Ratu Hotel Bidakara, Kota Serang. Hadir pada kesempatan itu Kepala Bappeda Provinsi Banten Widodo Hadi, Asda II Pemprov Banten M Husni Hasan, dan Kasubdit Analisis Sosial Bappenas Sumedi Andono Mulya.

Sumedi menjelaskan bahwa ketersediaan pangan di Banten sebenarnya dapat terpenuhi karena ketersediaan lahan yang dapat dimanfaatkan untuk pertanian cukup luas. Dia mencontohkan di Jepang yang dapat memaksimalkan pangan dengan hanya lahan yang terbatas. “Sektor pangan dan pertanian harus bersinergri,” kata Sumedi.

Asda II Pemprov Banten M Husni Hasan mencoba memetakan potensi wilayah yang tidak dapat diperlakukan sama. Pemetaan ini diharapkan dapat memaksimalkan potensi di Banten melalui berbagai sektor seperti pertanian, industri, perdagangan, jasa dan lain-lain. "Ini merupakan salah satu upaya mengenali kelebihan wilayah satu dengan wilayah lain," ungkapnya.

Terkait usaha kecil di Banten, Kepala Bappeda Banten Widodo Hadi mengungkapkan, harus
adanya suntikan modal bagi usaha kecil. Bank yang menjadi partner usaha kecil harusnya lebih banyak menawarkan program yang mudah diakses masyarakat. Jika keduanya bertemu melalui rekomendasi pemerintah, tentu akan lebih memudahkan masyarakat Banten dalam menggeluti usahanya,” katanya. (WAHYU ARYA)


Tag : Usaha Kecil