#

Bunuh Pacar, Pedagang Petasan Diancam Seumur Hidup

Editor : qizink

Photo
Pelaku pembunuhan saat melakukan rekonstruksi. (Ganis)

SERANG – Rizalullah alias Rizal alias Robi, pedagang petasan di Terminal Cangkring, Pasar Induk Rau, Kota Serang, diancam hukuman seumur hidup karena membunuh Ismiati, pacarnya. Rizal dikenakan pasal 338 junto 339 KUHP karena aksi pembunuhan disertai pidana lain dengan ancaman hukuman selama-lamanya seumur hidup.  Dalam rekonstruksi terungkap bahwa sebelum melakukan pembunuhan, pelaku juga sempat mencabuli korban, serta menghambil uang dan ponsel milik korban.

Pembunuhan dilakukan karena korban selalu curiga pelaku melakukan perselingkuhan karena sering membaca pesan singkat dari ponsel pelaku. Padahal pesan singkat itu berasal dari istri pelaku. Korban yang sudah dipacari selama empat bulan tidak tahu bahwa pelaku sudah punya anak dan isteri. Karena khawatir korban akan lapor ke istrinya, maka pelaku menghabisi nyawa korban. Pelaku membunuh korban dengan pisau yang selalu dibawa di motornya.

Siang ini Satreskrim Polres Serang melakukan rekontruksi terkait kasus pembunuhan sadis yang dilakukan Rizal. Ada 42 adegan yang dilakukan tersangka, mulai dari Rizal yang mengajak korban jalan-jalan hingga aksi pembunuhan di lapangan sepakbola Banten Indah Permai (BIP), Kota Serang.

Kasatreskrim Polres Serang AKP Fredya Triharbakti mengatakan, rekontruksi ini dilakukan untuk memenuhi berkas yang akan dilimpahkan ke pengadilan.

Diketahui, kasus pembunuhan Ismiati bermula saat warga digemparkan dengan penemuan mayat wanita di lapangan sepakbola BIP, Kota Serang,  23 Desember tahun lalu. Beberapa hari kemudian, identitas mayat itu baru diketahui sebagai Ismiati, (20), warga Kampung Cimoyan, Desa Sepang, Kecamatan Taktakan, Kota Serang.

Kasus ini baru terungkap setelah Satreskrim Polres Serang menangkap Rizal, pacar Ismiati, pada 18 Januari 2013. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan pisau dan sepeda motor sebagai barang buki. (GANIS-QIZINK)

 

Tags: kriminal

 
Tinggalkan komentar

Berita Terkait

Tuliskan Komentar Anda

(Wajib Diisi)
(Wajib Diisi)